Tabrakan Truk Molen–Tangki BBM di Pagojengan: Sopir Coba Tahan, Warga Desak Keselamatan dan Sinergi dengan Polisi

Redaksi
26 Sep 2026 00:18
Berita Daerah 0 15
2 menit membaca

BREBES – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan berat, truk molen dan tangki pengangkut bahan bakar Pertamina, terjadi di ruas Jalan Nasional, wilayah Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 18.41 WIB. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun arus lalu lintas sempat terganggu dan padat di kedua arah.

Tangki BBM mengalami benturan di sisi samping. Hingga kini belum ada laporan kebocoran bahan bakar.

 

Keterangan Langsung Sopir Truk Molen

Dayat, pengemudi truk molen berplat nomor B 9141 FIN beralamat Kampung Kebon Kelapa, RT 03/03, Tambun Selatan, Bekasi, menyampaikan kronologis peristiwa tersebut secara langsung kepada awak media:

“Saat itu saya sedang memundurkan truk molen untuk keperluan pengecoran jalan. Arus lalu lintas arah Bumiayu sudah dibuka kembali.

Saya melihat mobil tangki BBM Pertamina berplat B 9376 FFV yang dikemudikan Pak Joni, warga Maos, Cilacap, lajunya tidak terkendali — terlihat jelas ada indikasi rem bermasalah. Laju kendaraannya tidak bisa diperlambat.

Karena khawatir terjadi hal yang lebih buruk, saya berinisiatif menahan laju mobil tangki tersebut. Saya berusaha menghalangi, namun benturan tetap terjadi.”

 

Suara Warga: Medan Berbahaya, Pelaksana Harus Kerja Sama dengan Polisi

Warga sekitar lokasi peristiwa menyampaikan kekhawatirannya terkait pelaksanaan pekerjaan di ruas jalan tersebut:

“Kegiatan di lokasi ini memang cukup mengkhawatirkan. Medannya sudah cukup serius, apalagi jika terjadi kecelakaan seperti ini.

Seharusnya pihak pelaksana lebih mengutamakan keselamatan, termasuk menjalin kerja sama dengan kepolisian agar pengaturan lalu lintas lebih terjamin dan tertib.” pungkas warga.

 

Informasi Pekerjaan

Ruas jalan sepanjang ±700 meter di Pagojengan sedang dalam pengerjaan. Dodi, selaku pelaksana kegiatan, menjelaskan:

“Pekerjaan ini adalah hasil tender yang dimenangkan PT PKS, dengan Haryadewa sebagai subkontraktor pelaksana, dan masuk dalam lingkup pekerjaan Multi Yes.”

Penanganan

Pihak kepolisian sedang mengumpulkan keterangan kedua pengemudi dan saksi untuk menetapkan penyebab pasti peristiwa. Warga berharap instansi terkait dan pihak pelaksana segera mengevaluasi pengaturan keselamatan di jalur ini. (Nunung)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x