
Moderasipatriotnusantara.com – Cilacap l Suasana Desa Pucung Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, kembali memanas pada Jumat (23/10/2026). Puluhan warga dan kaum muda mendatangi dan menggeruduk Kantor Desa Pucung Lor guna mempertanyakan serta meminta klarifikasi langsung mengenai sejauh mana tindakan tegas pemerintah desa dalam menangani dugaan skandal asusila yang melibatkan dua orang oknum perangkat desa setempat. Kedatangan massa ini menuntut kejelasan sikap dan kepastian sanksi demi menjaga kehormatan wilayah.
Kronologi dan Duduk Perkara
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Pucung Lor, Bapak Adiran, permasalahan ini mulai terdeteksi sejak sekitar bulan September lalu di ruang Kasi Kaur Kantor Desa Pucung Lor. Kades menegaskan bahwa tindakan amoral tersebut tidak dapat ditoleransi karena telah menodai marwah serta citra Desa Pucung Lor di mata publik.
“Ketika tidak, ini akan menjadi memancing masyarakat yang notabene tidak terima marwah Desa Pucung Lor itu dinodai dengan perilaku seperti itu…” Terang Kepala Desa.
Aksi Warga ke Kantor Desa dan Sikap Pemerintah
Dalam pertemuan klarifikasi yang dikawal ketat oleh aparat Polresta Cilacap, warga mendesak agar kedua oknum perangkat desa tersebut segera dicopot atau mengundurkan diri secara sukarela. Menanggapi desakan tersebut, Pemerintah Desa Pucung Lor berkomitmen penuh untuk memproses aspirasi warga, namun tetap berpegang pada regulasi dan koridor hukum yang berlaku agar tindakan administratif yang diambil sah secara hukum.
“Kami selaku pimpinan di sini juga akan menindaklanjuti yang menjadi keinginan masyarakat yang pertama… kami terbatas dan tersekat dengan regulasi dan memberhentikan perangkat itu juga harus menurut aturan. Oleh karena itu, kami sebagai pimpinan juga harus betul-betul melakukan hal itu sesuai dengan koridor hukum.” Papar, Adiran selaku Kepala Desa Pucung Lor.
Tenggat Waktu Keputusan Final pada Senin Sore
Sementara itu, perwakilan warga masyarakat desa, Dwi Haryanto, menjelaskan bahwa proses klarifikasi lanjutan telah berjalan bersama pihak terkait. Meskipun kedua belah pihak telah mengakui perbuatannya dan menandatangani Surat Pernyataan (SP), keputusan dan sanksi final baru akan diumumkan secara resmi pada Senin sore mendatang setelah melalui pertimbangan regulasi yang matang.

“Untuk hari ini belum ada keputusan yang pasti, untuk jelasnya hari Senin sore. Masih ada waktu buat dipertimbangkan… Yang dikehendaki masyarakat itu kedua-duanya turun dan masalah ini selesai secara damai.” Jelas Dwi Haryanto, selaku kordinator Desa Pucung Lor.
Stabilitas Keamanan (Kamtibmas) Terkendali
Meskipun suasana sempat memanas saat warga mendatangi kantor desa, berkat kesigapan dan pengawalan ketat dari jajaran Polresta Cilacap serta komunikasi terbuka yang dibangun oleh pemerintah desa, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Pucung Lor dipastikan tetap aman, terkendali, dan kondusif sambil menanti keputusan final pada Senin mendatang.
Tim


Tidak ada komentar