Pembongkaran Gedung Rita Pasar Raya Ambruk, 6 Rumah Warga Terdampak

Redaksi
20 Okt 2026 13:59
Berita Daerah 0 46
2 menit membaca

Moderasipatriotnusantara.com – CIlacap l Proses pembongkaran bangunan Rita Pasar Raya mengalami insiden runtuhnya bagian gedung yang berdampak pada pemukiman warga sekitar.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa siang 20 Oktober 2026, sekitar pukul 12.00 lebih (12.10–12.15 WIB).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula saat terdengar suara dentuman keras disusul dengan getaran hebat pada bangunan di sekitar lokasi proyek.

Bagian atas gedung yang sedang dibongkar tiba-tiba roboh dan jatuh ke segala arah. Warga sekitar yang panik sempat berhamburan menyelamatkan diri.

Meskipun sempat memicu kepanikan massal, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat insiden ini.

 

Warga yang rumahnya berada di dekat titik keruntuhan hanya mengalami dampak berupa paparan debu tebal pekat yang menyelimuti area sekitar hingga radius RT/RW. Efek debu pembongkaran juga sempat membuat jarak pandang di jalan sekitar menjadi gelap gulita.

 

Dampak Kerusakan Rumah Warga

Tercatat ada 6 unit rumah warga yang mengalami kerusakan dan terdampak langsung oleh runtuhan material serta debu bangunan.

Pemilik rumah-rumah yang terdampak antara lain:

Pak Jojo

Pak Ferry

Pak Jono

Bu Sudiyah

Siwawa

Muklas

Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan fisik yang cukup parah hingga bagian bangunan ambruk, sementara sebagian warga lainnya terpaksa mengungsi sementara waktu.

 

Tindakan dan Evakuasi Warga

Sesaat setelah kejadian, seluruh warga di sekitar lokasi langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti ke rumah sanak saudara atau tempat kos terdekat, demi menghindari potensi susulan. Warga mengungsi selama kurang lebih satu hari.

 

Pihak kepolisian dan unsur pengamanan setempat telah meninjau lokasi kejadian. Setelah situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang dan kepolisian, warga akhirnya diizinkan kembali ke rumah masing-masing.

 

Hingga saat ini, pihak penanggung jawab proyek pembongkaran masih berkoordinasi dengan warga terdampak untuk penanganan lebih lanjut.

Pewarta, Gatot Aji S

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x