Semangat Gotong Royong Tanpa Bantuan Pemerintah, Jembatan Penghubung Jatisari–Bumireja Hampir Rampung

Redaksi
18 Okt 2026 08:46
Berita Sosial 0 23
2 menit membaca

Moderasipatriotnusantara.com – Cilacap l Semangat kebersamaan dan gotong royong warga kembali membuktikan kekuatannya. Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Jatisari dan Desa Bumireja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, kini telah memasuki tahap akhir dan hampir rampung sepenuhnya. Saptu, 17/10/2026.

Menariknya, proyek infrastruktur vital yang sangat dinantikan oleh warga ini terbangun murni dari swadaya masyarakat. Tidak ada campur tangan, anggaran, maupun uluran tangan dari pihak pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten dalam proses pembangunan jembatan ini.

Murni Swadaya dan Kepedulian Antar-Warga

Selama ini, akses mobilitas dan perekonomian warga di kedua desa kerap terkendala akibat keterbatasan infrastruktur penghubung. Lantaran tak kunjung mendapat perhatian atau realisasi dari pihak berwenang, warga akhirnya memutuskan untuk bergerak sendiri.

Dengan mengandalkan iuran swadaya, tenaga, serta pikiran yang dicurahkan bersama-sama, pembangunan jembatan ini akhirnya bisa berjalan lancar hingga tahap akhir. Warga bahu-membahu tanpa mengenal lelah demi memperlancar aktivitas harian, mulai dari anak-anak sekolah hingga roda perekonomian warga setempat.

Ungkapan Terima Kasih dan Pesan Menohok untuk Pemerintah

Di balik rasa syukur atas hampir rampungnya jembatan tersebut, terselip pula pesan mendalam dari masyarakat kepada para pemangku kebijakan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga atas perhatian, tenaga, dan kerja sama yang luar biasa. Semoga dengan terbangunnya jembatan ini lewat keringat rakyat sendiri, mereka yang duduk di kursi pemerintahan bisa terbuka mata hatinya untuk lebih peduli pada kondisi infrastruktur di bawah,” ujar salah seorang perwakilan warga setempat.

Warga berharap, kejadian ini menjadi cerminan sekaligus evaluasi bagi instansi pemerintah terkait agar tidak menutup mata terhadap kebutuhan mendasar masyarakat di tingkat desa.

Karsono

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x